Tampilkan postingan dengan label Tips Sehat Alami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Sehat Alami. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Agustus 2015

Tips Menjaga Kesehatan Sebelum Foto Pre wedding

Tips menjaga kesehatan sebelum melakukan pre wedding photography harus Anda ketahui. Sebagai calon suami istri, tentu ini adalah hal yang mendebarkan namun juga perlu mendapatkan perhatian lebih, khususnya persiapan mental juga terkait masalah kesehatan. Bagaimana tidak? Foto pre wedding biasanya menguras tenaga, apalagi pre wedding yang dilakukan secara outdoor. Jika tubuh kurang fit, tidak menutup kemungkinan setelah melakukan foto pre wedding kemudian jatuh sakit, tentu Anda tidak menginginkan hal tersebut terjadi bukan? Pada artikel kali ini, kami sajikan beberapa tips menjaga kesehatan sebelum foto pre wedding agar menjadi perhatian buat Anda yang hendak melakukan sesi pemotretan untuk album pre wedding Anda.

Pre Wedding Photography


Tips Menjaga Kesehatan dan foto pre wedding

Jadwal pemotretan akan cukup padat, biasanya jadwal memang dibuat demikian karena supaya semuanya dapat berjalan dengan efektif. Budget untuk membayar fotografer pun bisa ditekan dengan jadwal yang efektif tersebut. Tips menjaga kesehatan untuk hal ini sebenarnya mudah saja, Anda harus menjaga agar tubuh senantiasa fit, tidak down atau membiarkan diri Anda mengalami stress. Entah itu stress karena harus berpenampilan cantik dan sempurna, atau karena berbagai hal. Tips menjaga kesehatan adalah dengan beberapa cara yang dapat dilakukan yaitu dengan mengkonsumsi makanan sehat, olahraga teratur, serta tidak begadang menjelang foto pre wedding.

Tips menjaga kesehatan sebelum foto pre wedding lainnya yaitu cobalah mengkonsumsi suplemen kesehatan untuk menambah stamina dan menjaga kondisi tubuh tetap kuat dan fit.

Suplemen sekarang ini tersedia cukup banyak di apotik. Ragam pilihan suplemen dapat Anda sesuaikan. Tetapi bagi Anda yang menderita sakit maag, mungkin sebaiknya sarapan terlebih dahulu sebelum mengkonsumsi suplemen tersebut, khususnya jika suplemen yang hendak digunakan itu merupakan suplemen vitamin C, yang bersifat asam bagi lambung.

Tips menjaga kesehatan sebelum foto pre wedding lain yaitu, usahakan ketika foto pre wedding, juga selingi dengan waktu istirahat. Dan sebaiknya memilih tempat yang tidak terlalu banyak nyamuk. Selain itu, jangan lupa persiapkan bekal untuk sesi foto pre wedding. Bekal dapat berupa air putih, makanan bergizi, snack juga boleh (Tetapi disarankan snack yang sehat, contohnya saja roti). Roti juga bersifat mengenyangkan dan mudah untuk disantap. Memang semua ini tidaklah mudah, namun begitu sesi foto pre wedding selesai, Anda akan merasa senang sekali.

Memang sesi foto pre wedding adalah sesuatu yang bersifat wajib belakangan ini. jadi, persiapkan dengan sebaik mungkin pre wedding Anda. Sekian artikel tentang tips menjaga kesehatan sebelum foto pre wedding, semoga bermanfaat.

Kamis, 02 Juli 2015

6 Alasan Cerdas Menjadi Vegetarian untuk Kesehatan Jantung

Sebuah pola makan nabati dapat mengurangi plak di pembuluh darah, dan menurunkan risiko diabetes dan stroke, Dr Williams dari Amerika mengatakan "Jika kita memiliki pilihan, tampaknya diet vegetarian jauh lebih baik."

Kabar baik untuk pemakan daging, Anda tidak benar-benar harus berhenti makan daging untuk mendapat keuntungan dari pola makan vegetarian. Cukup mengurangi konsumsi jumlah produk hewani dalam diet Anda untuk menurunkan risiko tekanan darah tinggi. Kemudian, setelah Anda mulai mengganti daging dengan ikan, atau beralih ke vegetarian, atau pergi sepenuhnya menjadi vegan, risiko penyakit jantung Anda secara bertahap akan turun.

Tips Diet Vegan

Berikut ini adalah delapan dari banyak cara diet nabati yang dapat melindungi jantung Anda dari penyakit.

1. Tumbuhan Memiliki Sedikit Lemak Jenuh

Lemak jenuh adalah sesuatu yang "jenuh" dengan hidrogen. Lemak atau minyak ini biasanya padat pada suhu ruangan. Mereka ditemukan dalam produk daging dan hewan seperti daging sapi, domba, mentega, keju, dan produk susu tinggi lemak, dan juga dalam minyak kelapa.

Menurut para ahli medis mengonsumsi lemak jenuh meningkatkan jumlah kolesterol dalam darah Anda. Dan ini, pada saatnya, akan meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Para ahli merekomendasikan hanya memiliki sekitar 13 gram (gm) dari lemak jenuh per hari untuk orang-orang pada diet 2.000 kalori.

Pedoman diet American Heart Association (AHA) menyarankan makan 4-5 porsi dari sayuran dan buah-buahan, enam sampai delapan porsi gandum, 2-3 makanan berbasis susu, dan kurang dari 6 ons daging, unggas, atau makanan laut per hari. Diet ini jelas sangat bergantung pada makanan nabati atau vegetarian.

2. Anda Bisa Hilangkan Kolesterol Dari Diet Anda

Tubuh kita membutuhkan kolesterol, namun kolesterol baik dan dalam jumlah yang sedikit. Apabila memiliki kolesterol tinggi dalam darah Anda akan menjadi faktor risiko utama terjangkit penyakit jantung, stroke, dan serangan jantung.

Kolesterol jahat akan membentuk plak yang akan menghalangi peredaran darah di arteri ke jantung. Hal ini akan menyebabkan darah tertahan dan sulit untuk bergerak menuju jantung. Sehingga memicu serangan jantung dan stroke.

Kadar kolesterol darah rendah dapat dicapai dengan mengganti lemak jenuh dan minyak tak jenuh tunggal dengan dan / atau lemak tak jenuh ganda (ditemukan dalam kandungan seperti alpukat, minyak zaitun dan kacang-kacangan). Kurang dari 10 persen dari kalori harian harus berasal dari lemak jenuh.

3. Makan Sedikit Daging Menurunkan Resiko Diabetes dan Obesitas

Makan daging berarti juga memakan lemak jenuh, dan hal ini menandakan Anda memiliki resiko diabetes tipe 2. Yaitu memiliki diabetes, yang pada gilirannya, akan membuat Anda dua kali lebih mungkin untuk mengalami penyakit jantung dan stroke. Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDKD), memiliki diabetes meningkatkan risiko Anda memiliki penyakit jantung atau stroke pada usia lebih dini.

Bagian dari penurunan berat badan dapat disebabkan oleh penurunan lemak jenuh Anda mendapatkan dalam pola makan nabati. Selain itu, Salge Blake mengatakan, Anda dapat mengharapkan penurunan berat badan karena buah-buahan dan sayuran memiliki kalori lebih sedikit dan lebih banyak air. Ini akan membantu Anda mengisi sebelum Anda mengisi.

4. Buah dan Sayuran Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Salah satu yang terkenal dan sering direkomendasikan diet untuk penderita hipertensi adalah DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension) diet. Sementara diet ini difokuskan pada mengurangi jumlah natrium dalam makanan, juga bertujuan untuk menurunkan konsumsi daging.

Pada diet DASH Anda dituntut meningkatkan asupan buah-buahan dan sayuran dan makan hanya 5 ons makanan berbasis protein harian. Anda seharusnya tidak mengonsumsi lebih dari 26 ons daging, unggas, dan telur setiap minggu.

5. Tumbuhan Perkaya Diet Anda Dengan Omega-3

Menurut University of Maryland Medical Center, makan omega-3 asam lemak dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan diabetes dan menurunkan kolesterol dan tekanan darah tinggi. Asam lemak omega-3 tidak dibuat di dalam tubuh, sehingga satu-satunya cara untuk mendapatkan mereka adalah melalui konsumsi dari luar.

Beberapa jenis omega-3 - eicosapentaenoic acid (EPA) dan docosahexaenoic acid (DHA) yang ditemukan dalam ikan air dingin seperti salmon, sarden dan tuna. DHA dan EPA diubah menjadi digunakan omega-3 lebih mudah daripada alpha-linolenic acid nabati (ALA). Untuk alasan ini, banyak pedoman diet yang menyarankan menurunkan jumlah daging dan unggas serta menambah konsumsi ikan secara rutin.

ALA ditemukan dalam makanan nabati termasuk: biji labu, minyak canola, kedelai, kenari, dan biji rami.

6. Diet Vegan Menambahkan Manfaat Nutrisi

Sejumlah nutrisi dalam diet vegan bermanfaat dalam melindungi jantung. Buah-buahan dan sayuran yang kaya akan antioksidan, sterol, fitokimia, dan kalium, yang kesemua itu berkhasiat mengurangi risiko penyakit jantung.

Potassium (kalium) khususnya, adalah zat yang sangat efektif untuk memerangi hipertensi, atau tekanan darah tinggi. Menurut American Heart Association, potasium membantu untuk mengurangi efek natrium (yang dikenal dapat meningkatkan tekanan darah) dalam tubuh.

Potassium sendiri ditemukan dalam berbagai makanan nabati termasuk ubi jalar, bayam, jamur, kacang kedelai, almond, pisang, aprikot, tomat, dan melon.

Itulah beberapa alasan yang bisa menjadi pertimbangan Anda sebelum melakukan diet vegan atau vegetarian. Data data yang kami kutip adalah penelitian yang berbasis di Amerika. Semoga bermanfaat.

Jumat, 20 Maret 2015

12 Tips Cara Menjaga Kesehatan Ginjal

Menjaga Kesehatan Ginjal bukanlah hal yang sulit karena sebenarnya hanya perlu membiasakan diri menjalani pola hidup yang sehat. Lantas mengapa perlu menjaga kesehatan ginjal? Ginjal merupakan salah satu organ vital dalam tubuh seseorang. Ginjal memiliki peran yang tak tergantikan untuk tubuh. Di antara tugas ginjal yaitu membuang zat-zat beracun dan berbahaya dalam tubuh melalui urin saat menyaring darah. Dengan menjaga ginjal, tentunya akan menjaga fungsinya secara optimal agar dapat menyaring setiap racun yang masuk kedalam tubuh, dan dapat menjaga kesehatan oragan organ vital lainnya. Lantas, bagaimana cara menjaga kesehatan ginjal yang benar? Berikut kami sajikan tips menjaga kesehatan ginjal yang tepat. Karena kesalahan dalam menjaga dan merawat ginjal akan meningkatkan resiko penyakit ginjal.


Tips Menjaga Kesehatan Ginjal Yang Paling Tepat

1. Berolahraga secara rutin
Cara Menjaga Kesehatan Ginjal yang paling utama adalah dengan rutin berolahraga. Manfaat olahraga selain menjaga daya tahan tubuh serta kebugaran tubuh, ternyata juga dapat membantu menjaga kesehatan fungsi organ dalam yang penting, mulai dari paru-paru, jantung sampai ginjal. Banyak penelitian membuktikan bahwa olahraga sangat membantu pembuangan urin menjadi lebih lancar dan tak terhambat. Jika anda rutin berolahraga, tentunya tidak ada masalah dengan kesehatan ginjal anda.

2. Perbanyak minum air putih
Hampir 70 persen tubuh kita merupakan cairan, dan setiap saat ketika kita beraktifitas, cairan tersebut akan berkurang. Sehingga untuk tetap menjaga keseimbangan tubuh dan mengganti cairan tubuh yang hilang, perlu kita memperbanyak minum air putih. Dengan memperbanyak minum air putih juga, ginjal akan bekerja lebih baik karena pembuangan urin menjadi lancar dan kinerja ginjal menjadi tidak berat.

3. Hindari obesitas
Obesitas atau kelebihan berat badan juga bisa menjadi penyebab utama yang menyebabkan Fungsi Ginjal seseorang menjadi terganggu. Berat badan yang terus naik tentunya akan membuat lemak terus bertambah dan menumpuk di sekitaran perut. Hal ini menyebabkan ginjal mudah tertekan dan sesak. Jika sudah demikian, ginjal menjadi lebih sulit untuk bekerja maksimal dalam memproses urin. Tidak heran jika penyakit ginjal sangat mudah menghampiri penderita dengan masalah obesitas. Berolahraga secara rutin menjadi solusi untuk menghindarkan diri dari masalah obesitas dan penumpukan lemak. Waspada juga terhadap makanan dengan kandungan lemak jahat.

4. Jaga tekanan darah
Mungkin anda tidak menyangka bahwa tekanan darah sangat mempengaruhi kesehatan ginjal. Tingginya tekanan darah akan membuat anda berpotensi memiliki penyakit ginjal. Ada banyak hal guna menjaga tekanan darah tidak terlalu tinggi seperti menjaga diri agar tidak mudah stress dan selalu tidak mengedepankan emosi. Selain itu, atur juga pola tidur anda. Tidur yang berkualitas selama 8 jam setiap hari akan membantu anda untuk menghindari mudah stress.

5. Perhatikan pola makan
Tidak hanya itu, menu makanan anda juga harus diawasi. Bila perlu, pantau selalu makanan yang rutin anda konsumsi. Karena fungsi ginjal sebagai penyaring racun, maka makanan yang kurang sehat akan membuat ginjal bekerja dua kali lebih keras. Tidak minum minuman berenergi dalam intensitas yang sering apalagi disaat dehidrasi. Dan mengindari makan malam juga akan menjadi hal yang sangat efektif dalam menjaga kesehatan ginjal kita. Karena pada malam hari semua organ seharusnya bekerja lebih ringan, hanya mengolah sisa sisa pekerjaan disiang hari. Maka akan sangat baik jika pada saat itu kita mengosongkan perut. Selain tidak mempekerjakan ginjal 2x lebih berat, hal ini dapat menghindari anda dari penumpukan lemak.

Untuk yang lainnya, cobalah hindari makanan yang kurang sehat bagi ginjal yaitu makanan yang mengandung lemak jenuh dan juga gula. Solusi tepat untuk menjaga kesehatan ginjal adalah dengan banyak mengonsumsi buah dan sayur. Kandungan vitamin, zat besi dan mineral dalam dua sumber makanan ini tentu akan sangat membantu menjaga kesehatan organ lainnya. Biasakan untuk mengkonsumsi buah dan sayur segar secara rutin untuk mencegah ginjal dari kerusakan.

6.  Hilangkan kebiasaan buruk
Jika anda bekerja terlalu lama dan tidak sempat istirahat, pastikan bahwa anda tidak dehidrasi dengan menyiapkan sebotol air putih. Cara ini tentu disarankan untuk membuat anda tidak menunda dan mengorbankan ginjal anda demi kesibukan.

7.  Menjaga Kadar Gula
Penyakit diabetes dengan kesehatan ginjal memiliki beberapa keterkaitan. Sehingga banyak dari mereka penderita diabetes akhirrnya juga memiliki masalah pada ginjalnya. Maka dari itu, menjaga kadar gula yang masuk pada tubuh juga sangat penting untuk kesehatan ginjal.

8.  Jangan Mengkonsumsi Obat Sembarangan
Dengan banyak mengkonsumsi obat obatan secara berat bukan hanya akan berbahaya pada jantung, namun juga akan membuat kerja ginjal semakin berat. Ketika akan memakan jenis obat tertentu lebih baik cobalah konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu. Khususnya obat nyeri dan obat antibiotik

9.  Mengurangi Konsumsi Makanan Asin
Janganlah terlalu banyak menggunakan garam dalam masakan sehari sehari. Penggunaan garam sebenarnya sudah diteliti oleh banyak lembaga kesehatan di dunia. Dan hasilnya, meminimalisir penggunaan konsumsi garam perharinya akan dapat memperpanjang usia seseorang.

10. Hindari Alkohol dan Rokok
Hal yang satu ini sudah menjadi rahasia umum tentunya, rokok dan alkohol akan memberikan dampak berbahaya bagi kondisi tubuh. Bukan hanya bisa merusak ginjal namun bisa juga merusak organ lainnya dalam tubuh. Jika anda ingin tetap memiliki ginjal yang sehat, segeralah berhenti merokok. Merokok adalah penyebab utama kanker ginjal yang paling banyak terjadi karena kandungan nikotin yang menumpuk dalam tubuh dari isapan per batangnya, dan parahnya ginjal sulit untuk mengurai racun nikotin tersebut.

11. Jauhi Stres Berlebih
Stress dapat memicu berbagai macam penyakit, salah satunya penyakit ginjal dan memperburuk kerja ginjal. Ingat! lakukanlah rileksasi atau beberapa cara yang dapat mengurangi stress anda. Itu juga akan membantu menjaga kesehatan tubuh dan ginjal.

12. Periksakan Ginjal
Sesibuk apapun anda dengan segala aktifitas dan rutinitas yang anda lakukan, setidaknya lakukanlah pemeriksaan atau hanya sekedar check up saja. Agar kita tahu kondisi ginjal kita sehat atau tidak. Dengan begini kita bisa memantau kondisi ginjal, sehingga anda akan terhindar dari penyakit ginjal yang berbahaya.

Nah, itulah beberapa Tips Menjaga Kesehatan Ginjal dengan Benar dan tepat guna. Karena ginjal sangat penting untuk tubuh dan fungsinya yang luar biasa, tentu mencegah akan lebih baik daripada mengobati. Semoga bermanfaat!

10 Faktor dan Penyebab Utama Penyakit Jantung

Penyebab Utama Penyakit Jantung muncul bisa dari berbagai macam faktor yang seringkali kita anggap remeh. Padahal, penyakit jantung masih menjadi salah satu penyakit serius yang cukup mengerikan di kalangan masyarakat. Meskipun penyakit jantung sering kali menyerang orang yang sudah berumur dan relative tua, tetap saja generasi muda perlu menjaga kesehatan tubuh. Penyakit jantung umumnya dikarenakan masalah gaya hidup yang tidak sehat dan juga kondisi lingkungan. Berikut ini beberapa faktor penyebab penyakit Jantung.

10 Penyebab Utama Penyakit Jantung

1. Obesitas (Kelebihan berat badan)
Penelitian tentang penyebab sakit jantung menunjukkan fakta yang mencengangkan bahwa saat tubuh kelebihan berat badan, maka penumpukan lemak di dalam sel sel akan membuat kerja jantung lebih berat untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Obesitas juga menyebabkan masalah serius pada organ penting lainnya termasuk ginjal. Masalah obesitas biasanya menjangkiti masyarakat dengan gaya hidup yang kurang sehat. Sangat disarankan bagi anda untuk mencegah obesitas dengan memenuhi asupan makanan yang tidak berlebihan dan imbangi dengan olahraga atau aktivitas gerak. Obesitas juga merupakan masalah yang terjadi karena efek mengkonsumsi obat-obatan atau makanan makanan junk food yang tidak mengandung gizi penting, seperti makanan mie instan, bakso, atau makanan makanan cepat saji lainnya. Dengan timbunan lemak yang menutupi otot, maka otot pun akan lemah dalam bergerak serta mengalami pengenduran.

2. Diabetes (Penyakit Gula)

Pengaruh besar lainnya yang menyebabkan sakit jantung adalah diabetes. Selain merupakan penyakit degeneratif atau turunan yang sangat berbahaya karena memicu sakit jantung dan stroke, penaykit ini juga akan beresiko meningkatkan penyempitan pembuluh darah serta arteriosklerosis. Untuk mencegah diabetes, sangat disarankan dengan menjaga berat badan agar tetap ideal dengan olahraga dan mengatur pola makan guna mendapatkan gizi yang seimbang. Hampir hampir mirip dengan obesitas, karena 11 12 dengan obesitas. Bagi anda yang sering mengkonsumsi teh manis, sebaiknya dikurangi frekuensinya karena adanya asupan gula pada teh manis yang menyebabkan gula darah meningkat. Cara lainnya adalah dengan mengurangi kalori yang ada padah teh manis yakni sekitar 250 sampai 300 karena tubuh hanya membutuhkan 1.900 kalori setiap harinya. Ganti kebiasaan anda yang suka meminum teh dengan memperbanyak minum air putih. Bila perlu, membiasakan untuk meminum air hangat setiap harinya.

3. Hipertensi (Darah tinggi)
Faktor utama penyebab jantung koroner adalah hipertensi karena hubungannya yang sangat erat dengan arteri. Saat seseorang terkena hipertensi, maka akan terjadi kerusakan dinding serta bagian pembuluh arteri sehingga darah pun membeku. Dengan demikian, kerja jantung menjadi terhambat untuk memompa darah. Seiring berjalannya waktu, jika dibiarkan akan meningkatkan resiko serangan jantung.

4. Kolesterol (Lemak darah tinggi)
Penyebab utama penyakit jantung lainnya adalah peningkatan kadar kolesterol. Kadar kolesterol LDL alias kolesterol jahat seringkali meningkatkan resiko arteriosklerosis dan juga serangan jantung. Seseorang dengan kolesterol yang tinggi yang melebihi kebutuhan LDL cenderung memiliki resiko penyakit jantung karena kolesterol akan beredar dalam darah dan kemudian terkumpul di sekitar dinding arteri serta membentuk plak yang membuat dinding arteri lebih kaku. Bukan tidak mungkin jika kemudian akan terjadi penyempitan rongga pembuluh darah yang berujung pada sakit jantung.

Untuk mencegah kadar kolesterol tinggi, sudah sepatutnya anda mengkonsumsi makanan berkolesterol rendah seperti perbanyak sayur mayur, dan buah buahan. Menghindari konsumsi makan makanan berlemak dan yang dimasak dengan cara di goreng. Mengonsumsi masakan rebus akan sangat membantu untuk terhindar dari penyakit kolesterol.

5. Aktifitas fisik yang kurang
Tubuh yang kurang bergerak akan memudahkan lemak untuk terus menumpuk. Tidak heran jika seseorang dengan aktifitas gerak yang sangat kurang akan mudah terkena obesitas yang kemudian berujung pada otot jantung yang tidak bekerja dengan baik. Lari, jogging, berenang aktifiatas serta olahraga lain adalah cara yang tepat untuk membakar lemak dan menghindari sakit jantung.

6. Gaya hidup yang buruk
Faktor besar penyumbang masalah jantung adalah gaya hidup yang tak sehat seperti merokok, minum minuman ber-alkohol, bahkan tidur tidak teratur. Sengan mengonsumsi makanan fast food atau makanan cepat saji serta kebiasaan lain yang menyalahi fitrah manusia juga termasuk dalam kategori gaya hidup yang buruk. Dengan demikian, mengatur gaya hidup supaya lebih sehat adalah solusi terbaik untuk menghindari penyakit jantung sejak dini.

7. Stress
Saat tubuh stress dalam waktu yang cukup panjang, kerja jantung untuk membentuk adrenalin akan berat dan tentu akan merusak kesehatan pembuluh jantung. Stress juga bahkan memicu semburan adrenalin yang tinggi, termasuk juga zat katekolamin. Penyempitan pembuluh darah jantung serta denyut jantung yang meningkat akan mengganggu pasokan darah. Buatlah hati anda senang, mulai dari jalan-jalan, yoga, meditasi, senantiasa berfikir positif dan terakhir tidak berlarut larut dalam kesedihan.

8. Keturunan
Salah satu yang sangat berpengaruh juga yaitu faktor genentik atau keturunan. Orang tua yang memiliki riwayat penyakit jantung akan lebih beresiko untuk menurunkan penyakit jantung kepada anak anaknya, ketimbang orang tua yang tidak memiliki riwayat penyakit jantung. Maka sebaiknya jika keluarga Anda memiliki riwayat Jantung, anda harus memutus rantai itu dengan menjaga diri anda dari penyakit jantung untuk mengurangi resiko penurunan penyakit jantung kepada buah hati anda.

9. Usia dan jenis kelamin
Saat ini, mungkin anda merasa masih muda dan bahkan dengan gaya hidup yang kurang sehat anda tidak khawatir dengan penyakit jantung. Namun perlu diketahui, umumnya penyakit jantung datang saat seseorang di usia lebih dari 65 tahun dan kebanyakan menyerang pria. Yang pasti, sehat atau sakitnya anda di usia tua merupakan investasi yang anda tanamkan diusia muda anda.

10. Lingkungan

Siapa bilang hanya perokok saja yang memiliki peluang besar untuk mengalami masalah sakit jantung? Jika perokok berpeluang untuk terkena penyakit jantung dua kali lebih besar dibandingkan orang yang tidak merokok, maka anda yang tinggal dengan para perokok berat di rumah yang minim ventilasi udara akan beresiko lebih tinggi terkena masalah jantung. Karena, kondisi anda merupakan perokok pasif yang menghirup oksigen yang sudah tercampur dengan asam rokok (karbon monoksida). Tentu saja zat tersebut sangat cukup untuk membuat anda terkena sakit jantung.

Jantung adalah aset yang sangat penting untuk tubuh, yang juga perlu diwaspadai kesehatannya. Dengan gaya hidup sehat di masa muda, anda pun tidak akan sengsara oleh Penyebab Utama Penyakit Jantung yang telah kami informasikan. Karena, sebaik-baiknya mensyukuri nikmat Tuhan adalah dengan menjaga pemberianNya.

Baca juga : Obat Penyakit Jantung Tanpa Operasi

Kamis, 19 Maret 2015

9 Tips Mengobati Sakit Gigi Secara Alami

Mengobati Sakit Gigi - Dalam postingan kali ini saya akan berbagi tips mengenai bagaimana cara mengobati sakit gigi secara alami. Sakit gigi yaitu sakit pada bagian disekitar gigi yang biasanya disebabkan oleh berbagai masalah pada gigi dan rahang, seperti karies gigi, gingivitis atau penyakit rahang, dan masih banyak lagi. Oh iya, perlu anda ketahui bahwa Sakit gigi juga merupakan gejala penyakit jantung, seperti angina. Sakit gigi juga dapat mengakibatkan penyakit jantung dan stroke, jadi kita tidak boleh meremehkan penyakit yang satu ini. 



Penyebab Sakit Gigi
Sakit gigi juga dapat disebabkan oleh beberapa faktor misalnya, karena gigi yang berlubang, gigi yang retak atau terkikis, terlalu banyak mengonsumsi makan yang manis manis, atau bisa juga disebabkan karena gusi yang terinfeksi. Lalu bagaimana cara mengatasinya? Berikut tips yang sudah saya kumpulkan dari berbagai sumber yang mungkin akan bermanfaat bagi Anda khususnya yang sedang menderita sakit gigi. Langsung saja simak beberapa tips mengatasi sakit gigi berikut ini :

9 Tips Cara Mengobati Sakit Gigi Secara Alami :

1. Membersihkan Mulut dan Gigi
Penyebab utama sakit gigi adalah karena adanya bakteri yang menyebabkan kerusakan pada gigi ataupun gusi. Jadi Anda jangan malas untuk menjaga kebersihan mulut terutama setalah Anda selesai makan.
2. Banyak Minum Air Putih
Meminum air putih juga dapat membantu kita dalam membersihkan bakteri atau kuman yang menyangkut di gigi sehingga kuman kuman bakerti tersebut tidak akan berlama-lama berada di gigi Anda.
3. Kompres Gigi dengan Air Panas
Dengan cara mengompres gigi dengan air panas juga terbilang ampuh, hal ini untuk untuk mengurangi rasa sakit pada gigi sehingga gigi yang sakitpun tidak akan terasa sesakit sebelumnya.
4. Berkumur Dengan Air Hangat yang dicampur Garam
Ambilah segelas air hangat, kemudian campur dengan garam lalu gunakan air hangat yang sudah dicampur garam tersebut untuk berkumur. Tujuannya yaitu untuk membunuh bakteri penyebab sakit gigi.
5. Sumbat Dengan Kapas dan Sedikit Garam
Silahkan ambil garam secukupnya, lalu balut dengan kapas. Selanjutnya silahkan anda gigit garam yang sudah dibalut oleh kapas tersebut. Cara ini bertujuan untuk membunuh kuman disekitar gigi. Cara ini juga ampuh untuk mengatasi sakit gigi yang diakibatkan oleh gigi berlubang.
6. Memakan Buah Lemon
Kandungan vitamin C yang terdapat dalam buah lemon juga ampuh membantu mengurangi rasa sakit yang bersumber di gigi.
7. Kurangi Makanan Manis
Kurangi atau bahkan hindari memakan makanan manis atau makanan yang mengandung banyak gula jika Anda memiliki riwayat sakit gigi yang sering muncul. Serta beberapa makanan lain seperti cabai ataupun makanan yang membutuhkan waktu lebih lama untuk mengunyahnya.
8. Menggunakan Kantung Teh Celup
Caranya, taruh kantung teh ke dalam microwave dengan air selama kurang lebih 30 detik. Kemudian peras air di dalamnya kemudian gigit kantung teh di antara gigi yang sakit. Cara ini sudah dikenal mampu mengurangi pembengkakan dan meredakan sakit gigi.
9. Menggunakan Biji Asam Jawa
Caranya, sangrai biji asam jawa, kemudian tumbuk sehalus mungkin. Selanjutnya oleskan pada bagian gigi anda yang sakit.
Demikianlah beberapa tips mengobati sakit gigi secara alami, namun pastinya masih banyak cara cara lain yang bisa menjadi Andalan ketika sakit gigi menyerang. Silahkan berkomentar untuk menambahkan tips tips lain yang mungkin tidak banyak orang yang mengetahui. Jangan lupa baca "Cara Menghilangkan Bau Mulut Tak Sedap". Semoga bermanfaat